Mata Yang (tidak) BUTA

Betapa banyak dari kita menyadari bahwa kita telah salah jalan, salah melangkah, melanggar perintah/larangan Tuhan tetapi walaupun kita sadar kita tetap melakukan kesalahan itu. Ustadz Yusuf Mansur dalam bukunya menulis "Bagi mata yang buta, cahaya seribu lilin pun tidak kan berguna". Aneh bukan, tak perlu ditulis pun semua orang tahu bahwa cahaya lilin memang tak kan berguna bagi orang yang 'maaf' buta. Tetapi bagaimana jika hati ini yang buta,?apakah nasihat/peringatan/hukuman akan berguna? Banyak orang yang sesungguhnya mengetahui bahwa dirinya salah tetapi,kenapa oh kenapa ia tetap berkubang pada kondisi salahh itu. Aku dan kamu mungkin sedang mengalaminya.Apakah hati ini telah buta?


-sebuah perenungan pribadi-

Berbagi Ke Lainnya