Pengalaman Kehilangan Dompet

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kehidupan di depan kita adalah rahasia Allah, untung maupun malang sering datang tiba-tiba tanpa disangka. Suatu hari yang kelabu yang sayang untuk dilupakan. Saat ku merasa separuh jiwa pergi. Penyebabnya: hilangnya dompet kesayangan. Dompet hilang bisa dibeli (seingatku dulu dompetku kubeli 5000rp kubeli dari pedagang asongan  di bis ekonomi Sahabat jurusan semarang-cirebon yang pengap). Tapi jika surat-surat berharga macam KTP,SIM A,SIM C, STNK, NPWP, ATM, Kartu Askes hilang, beli dimana? Tidak ada jalan lain. Aku harus mengurus satu per satu ke instansinya masing-masing.
Awal Mula
Kecerobohanku dalam menyimpan dompet, berujung petaka. Labih mulanya lagi suasana hati yang kemrungsung karena aksi pemogokan bis semarang pekalongan PP terkait pengoptimalan terminal mangkang. Mungkin lain kali jika terjadi lagi hal seperti ini lebih baik aku tidak pulang sekalian atau pulang dengan kendaraan pribadi saja.

Hikmah
Sekarang, jika direnungkan lagi, ada hikmah dibalik cobaan. Apa saja hikmah yang bisa kugali,cekidot:
- lebih berhati-hati
Jika berpergian, pisahkan uang yang akan digunakan (uang kecil) dari dompet, dan simpan dompet ditempat yang aman, jangan disaku celana!!
- Scan dokumen 
Walaupun kehilangan selalu tidak kita harapkan, tetapi jika sudah terjadi ya tidak bisa kita menghindar untuk mengurus surat-surat yang hilang, saran saya agar memudahkan dalam mengurus surat-surat yang hilang kita harus memiliki kopi/scan dari surat-surat penting kita seperti stnk,sim,ktp. Jika ada kopi/scan, instansi penerbit akan termudahkan dalam pembuatan dokumen baru.  
- Cerita pengalaman ketika ngurus2 surat
- Berani naik motor..
Peta perjalanan dari kost ke rumah
Hikmah yang terakhir, didasari kejengkelan pada moda transportasi umum, aku yang sekian lama enggan karena malas, takut capek dll jika pulang kampung menggunakan motor, membuktikan diri bahwa aku berani naik motor. Menempuh perjalanan sepanjang 120 Km (Rumah-Pemalang = 27 km, Pemalang-Comal-Pekalongan = 31 km, Pekalongan-Batang-Weleri-Kendal = 50 km, Kendal-Kaliwungu-Semarang = 12 km).

Berbagi Ke Lainnya