Putri Ameera, Putri Kerajaan Arab Saudi Pejuang Boobs Wanita Agar Bisa Dipandang Pria



Seperti baru-baru ini diberitakan, masyarakat Arab Saudi diramaikan dengan kemunculan berita perlakuan khusus kerajaan Arab Saudi terhadap seorang wanita tak berkerudung yang tak lain adalah  putri kerajaan  Arab Saudi, Putri Ameera binti Aidan bin Nayef Al-Taweel.
 





Di tengah kondisi wanita-wanita Arab Saudi lain yang cara berbusananya diawasi oleh Mutaween yang berada di bawah Committee for the Promotion of Virtue and the Prevention of Vice, ada seorang wanita Arab Saudi tak berhijab yang memiliki misi memperjuangkan kebebasan berpakaian wanita Arab. Ialah Putri Ameera binti Aidan bin Nayef Al-Taweel atau biasa disebut Putri Ameera.


 
Lahir pada tahun 6 November 1983, wanita cantik ini menikah dengan Pangeran Al Waleed bin Talal bin Abdulaziz al Saud (Pangeran Al Waleed) 9 bulan setelah pertemuan mereka yang pertama, yakni ketika Ameera berusia 18 tahun. Pangeran Al Waleed adalah keponakan dari Raja Arab Saudi saat ini, yakni Raja Abdullah bin Abdul Aziz yang memerintah sejak tahun 2005.


Putri Ameera With Her Boobs
Asal usul keluarga Ameera masih sulit dicari di internet. Yang banyak tersebar diinternet hanyalah statusnya sebagai istri dari pangeran kerjaan arab saudi tersebut dan aktivitasnya memperjuangkan wanita kembali ke zaman jahiliyah.



Informasi lain Ia lulus dari University of New Haven dengan predikat magna cum laude bidang Business Administration. Ia masuk dalam daftar Middle East 100 Most Powerful Arab Women 2012.

Berbagi Ke Lainnya