Bahaya Konsumsi Buah Pome/Delima!!!

Nama “buah pome” menjadi familiar di telinga setelah banyaknya, Iklan produsen minuman menawarkan buah berwarna merah menyala ini sebagai bahan utama dalam produknya yang menyatakan bahwa buah ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan.

Buah Pome sebenarnya adalah nama lain buah delima jika di Indonesia. Buah ini memiliki khasiat bagi kesehatan yaitu pentingnya mengkonsumsi banyak antioksidan agar tubuh tetap sehat. Akan tetapi, ternyata tidak setiap saat orang boleh mengkonsumsi buah pome maupun sarinya. Lhoh kenapa?

Punica granatum atau buah delima atau buah pome (pomegranate) merupakan buah yang konon berasal dari Persia, namun telah lama dibudidayakan di Indonesia, dan banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Penelitian lebih lanjut menemukan kandungan zat antioksidan, antiviral, dan zat yang berpotensi dikembangkan sebagai antikanker pada buah ini.

Dengan khasiat yang ditawarkan orang menjadi berfikir bahwa mengkonsumsi sari buah pome dapat menjaga kesehatan tubuh dan mempercepat penyembuhan saat sakit.

Meminum sari buah pome untuk menjaga kesehatan tidaklah keliru, akan tetapi, saat sakit dan mengkonsumsi obat-obatan, sari buah pome sebaiknya dijauhi terebih dahulu. Alasan sederhananya adalah karena kandungan dalam sari buah pome mungkin dapat mengganggu metabolisme obat yang kita konsumsi sehingga tidak akan memberikan efek yang diharapkan.

Secara ilmiah, saat seseorang mengkonsumsi suatu obat, di dalam tubuh obat tersebut akan mengalami beberapa peristiwa. Pertama, absorbsi atau penyerapan, distribusi, metabolisme, dan eksresi. Jika kita meminum obat bersamaan dengan buah pome, maka proses yang akan terganggu adalah pada metabolisme obat. Kandungan dalam buah pome memiliki aktivitas inhibisi atau menghambat kerja suatu enzim yang bertugas memetabolisme obat, yaitu sitokrom P4503A (CYP3A) dan sitorom P4502C9 (CYP2C9). Enzim-enzim ini bertugas memetabolisme obat sehingga nantinya dapat dikeluarkan dari tubuh. Jika aktivitas enzim tersebut dihambat, maka obat akan lebih lambat dikeluarkan dari tubuh, dan dengan demikian akan timbul kemungkinan terjadinya efek toksik akibat kadar obat dalam plasma yang tinggi. Contohnya adalah pada konsumsi obat tolbutamide (obat diabetes). Jika sari buah pome dikonsumsi bersamaan dengan tolbutamide, maka metabolismenya akan terhambat dan dapat menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah di bawah normal). Obat-obat lain yang berpotensi terhambat metabolismenya oleh sari buah pome antara lain : amiodarone, disopramide, quinidine. Felodipin, nicardipin, nifedipin, atorvastatin, lovastatin, simvastatin, cyclosporine, saquinavir, dsb.

Walaupun belum diteliti pengaruhnya pada kinetika semua obat, akan tetapi ebih baik jika sari buah pome ini tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Mengkonsumsi obat adalah paling baik dengan air putih karena tidak potensial menyebabkan gangguan pada nasib obat di dalam tubuh.

Berbagi Ke Lainnya