Masa Depan Petani di Jawa dan Solusi Rental Traktor

Menerawang masa depan petani di Jawa, antara tega dan nggak tega. Ngenes. Pemilikan lahan petani yang sempit rata-rata kurang dari 0.5 ha.


Mari kita lihat kilas balik keberhasilan jaman dulu ketika diterapkan sistem sewa tanah untuk tanaman tebu oleh pabrik-pabrik gula. Untuk mempersiapkan tanam tebu, pengolahan tanah sawah yang berpetak-petak dilakukan serentak dengan menggunakan traktor 4-roda. Galengan pembatas sawah terpotong oleh terjangan bajak traktor, tetapi galengan tidak sampai hilang seluruhnya sehingga nantinya –saat tanah dikembalikan ke petani ketika masa sewanya sudah habis– batas pemilikan lahan masing-masing petani masih bisa dikenali.

 
 Jika saja petani di Jawa mau berkoordinasi untuk mengusahakan lahan pertaniannya secara bersama-sama. Kalau jaman dulu bisa berhasil karena mungkin petani terpaksa tunduk (takut) kepada pemerintah, jaman sekarang mungkin pemerintah bisa menjembatani petani membentuk semacam koperasi petani untuk mengusahakan lahannya secara bersama-sama tadi. Sehingga biaya produksi menjadi lebih efisien. Betul nggak sih?


Tapi mungkinkah hal ini bisa dilaksanakan?


Untuk traktor sendiri sebenarnya bisa dihemat dengan sewa.


Untuk rental traktor silahkan bagi yang membutuhkan menghubungi Pak Moh.Taqwan di Bekasi melalui:

- email: mtaqwan@yahoo.com

- phn: 0811818690/081311010488


saya dapatkan dari http://ekoyanto.lecture.ub.ac.id/2011/11/traktor-tidak-cocok-di-jawa-2/

Berbagi Ke Lainnya