Jodha Akhirnya Memaafkan Jalal

Sinopsis Jodha Akbar Episode 235
Atgah menyuruh prajurit-prajurit untuk mengumumkan bahwa pajak beribadah dihapuskan dan mereka diperintahkan untuk menyerahkannya kepada masing-masing tuan, kepala suku, gubernur untuk diumumkan ke masyarakat ..Para utusan secara ketat diperintahkan untuk menyampaikan kepada tuan,kepala suku dan gubernur.Pelanggaran perintah akan berakibat pada hukuman yang keras.

Sebuah pengumuman dibuat di tempat-tempat umum yang tentang pajak telah dihapuskan dan selanjutnya Hindu tidak akan membayar setiap pajak.Pratap mengetahui ketika utusan-Nya memberitahu dia tentang keputusan Jalal untuk menghapuskan Pajak. Pikiran tajam dari Pratap,dia beranggap jalal pasti melakukan itu untuk tujuan yang lain yang akan menguntungkan dia, dia bersumpah untuk menentang Jalal di setiap kesempatan karena ia adalah penyerang.

Di agra, Moti dan beberapa Pegawai Negeri Hindu ingin menemui Jalal; Jalal mempersilahkan mereka .Mereka menyanyikan pujian bagi Jalal dan berterima kasih padanya untuk menghapus pajak. Moti menambahkan jika jodha disini pasti dia sangat gembira.Jalal tersenyum dan berharap bahwa berita ini akan membuat jodha bahagia saat moti pergi. ~Sinopsis Jodha Akbar Episode 235~

Jodha selesai berdoa untuk dewi kali, Shaguni Bai memberi tahu eatu jodha bahwa waktunya untuk berangkat telah datang .Jodha tersenyum setuju dan mengatakan dia telah menyelesaikan doanya dan akan meninggalkan segera..shaguni mengoreksi dirinya telah memanggilnya Ratu Jodha dan bukan Rajkumari Jodha, hidup Dewi Kali.."ucap shaguni penuh dengan kalimat misteriusnya itu .Jodha bingung dan dia tak mengerti sama sekali apa yang dibicarkan Shaguni itu.
Di agra, Hamidah dan Jalal ngobrol .. Hamidah mengucapkan selamat dan memuji Jalal sebagai Raja. amun Jalal merendahkan diri ia berkata bahwa ia hanya melaksanakan tugas nya sebagai Kaisar sudah tugasnya untuk memastikan kesejahteraan rakyat seterusnya...Hamida ragu-ragu membawa isu Maham dan melibatkan dirinya dalam menjalankan pemerintahan .Jalal tidak setuju dengannya.

Di amer, Jodha membagi-bagikan koin emas kepada para peziarah Hindu sehingga mereka dapat membayar pajak untuk ziarah ketika pelayan datang bergegas, mengatakan Jodha bahwa seorang utusan dari Agra telah datang dengan berita bahwa pajak telah dihapuskan diseluruh Hindustan dan kekaisaran Mughal, seluruh orang merasa senang dengan berita tersebut" jawab si wanita itu, mata Jodha terbelalak,nafasnya seakan terhenti sejenak,ia tersenyum kagum tak berkata dan tampak tak percaya bahwa Jalal berbuat demikian "Kaisar telah menghapuskan pajak ibadah? dia telah menyenangkan semua orang dengan melakukan itu,semua orang akan berdoa demi kebaikannya" gumam jodha dalam hati saat melamun "Rajkumari Jodha,kami tidak butuh koin ini lagi. Gunakanlah untuk hal baik lainnya" ucap salah satu warga" semoga Dewa selalu memberkati raja jalal,rakyat sangat berhutang besar padanya,saat sampai ke kuil,kami akan berdoa kepada Dewa agar keinginannya terkabul"timpal warga lain,Jodha hanya melohok dengan wajah gembira,Jalal benar benar membuat hal yg menciptakan kebahagiaan dihidup rakyat dan Jodha. kemudian jodha melakukan perjalanan pulang. .Jodha mengatakan ia mulai mengingat setiap kata yang ia katakan .. kita mendapatkan kilas balik Jalal meminta maaf, dari semua momen lainnya.

Di agra, maham di kamarnya,maham mulai cemas terhadap perubahan jalal. itu pengaruh terlalu kuat dari Jodha . maham marah karena jalal yang membelok ke arah Hindu jauh dari Islam, dia menyalahkan Jodha untuk perubahan ini. Hamidah masuk ke ruangan Maham itu .. Hamidah dan maham terlibat dalam pembicaraan..Hamida menginformasikan Maham bahwa kesalahannya telah banyak tetapi pada saat yang sama, Hamida mengatakan seseorang tidak bisa mengabaikan kontribusi Maham dan pengorbanan nya .Hamida mendorong Maham untuk mencoba dan mengurangi jarak antara jalal dan dirinya sendiri .Hamida menunjukkan bahwa Jalal masih menghormati dia maka ia telah diabaikan banyak kesalahan dari Adham dan miliknya .Hamidah ingin yang terbaik untuk Maham dan jalal.hamida pergi Maham yang tadi tampak sedih dengan air mata membasahi pipinya mendapat kembali ke mode kejam lagi/mempunyai rencanan lain.Maham berencana menjatuhkan jalal dan menjadikan adham khan anaknya sebagai raja mughal. ~Sinopsis Jodha Akbar Episode 235~

Di amer, Semua telah duduk untuk makan malam dan menunggu Jodha kedatangan Jodha banyak dibicarakan mereka membicarakan jodha belum memaafkan raja jalal dan cemas jika jodha tidak memaafkan jalal dan kembali ke agra, tak lama jodha datang.mereka melihat jodha tampak gembira dan berkata jika aku akan menebus salahku dan kembali ke agra.semua yang mendengar perkataan jodha sangat senang. Jodha dipeluk ibunya, semua keluarga tampak sangat-sangat gembira "aku akan mempersiapkan semumuanya untukmu,kau akan pergi besok pagi" ucap ayahnya,namun tampaknya Jodha sudah tak sabar untuk bertemu dengan suaminya itu ia berkata "Ayah,biasakah aku berangkat malam ini?" namun ibu nya melarang,ia menyuruh jodha untuk berangkat besok pagi saja. Tapi raja Bhamal ayah Jodha mengatakan tidak perlu mencari waktu yang tepat utk kembali ke rumah,jika Jodha mau kembali malam ini,kita tidak boleh menghentikannya! aku akan kirim kakaknya juga untuk menjaga keamanan Jodha. jodha Bersiaplah dan kau mainawati siapkan hadiah untuk raja jalal. kakak dan ibu jodha mengangguk,mereka larut dalam tangis bahagia, jodha memeluk erat ayahnya dengan perasaan yang gembira.

Sinopsis Jodha Akbar Episode 236
Digerbang istana Amer semua keluarga Jodha berkumpul,Jodha tak berhenti mengeluarkan air mata ia tampak bahagia tapi dia juga sedih harus meninggalkan tanah kelahirannya dan keluarganya.Jodha pamit memberi salam pada seluruh keluarganya,keluarganya pun tak kalah sedih mereka menitikan air mata karena Putri kebanggan Amer akan pergi lagi,seusai pamit Jodha masuk ke tandu yang diikuti kakak dan beberapa prajurit,ia segera berangkat menuju Agra malam itu.

Keesokan harinya di Agra,diruang pengadilan Atgah Khan memberitahu bahwa perwakilan dari warga Hindu ingin menemui Jalal,mereka ingin berterima kasih atas penghapusan pajak dan ingin memberikan hadiah. warga hindu datang pada Jalal dengan membawa kitab suci Al-qur'an, Jalal tak bisa menolaknya,lagi pula hal ini pertama kalinya dalam sejarah warga Hindu memberi Al- Qur'an,jalal merasa takjub semua yang hadir diruang sidang tersenyum dan langsung berdoa bersama. setelah usai dipersidangan, Jalal datang ke kamar Ruq karena Ruq ingin menemui Jalal,saat Jalal masuk Ruq sedang duduk manis lalu menghampiri Jalal dan memeluknya ia mengatakan bhwa ia sangat merindukan Jalal,ia bangga pada Jalal,rakyat senang dengan keputusan Jalal.seterusnya jalal berbicara panjang lebar dengan Ruq, Ruq mengajak Jalal bermain catur tetapi jalal menolaknya karena ada hal penting,namun Ruq memaksa mengatakan "Jalal,kali ini aku tidak bisa terima.kau selalu pedulikan kebahagiaan orang lain kecuali aku. aku adalah sahabat dan teman dekatmu,aku adalah Ratu istimewa,apakah kau tak peduli dengan ku? baik,pergilah!"ucap ruq dengan wajah cemberut,Jalal tersenyum lalu duduk "baiklah,hanya satu kali main"ujar jalal "baiklah,tapi kau takkan bisa menolak untuk terus bermain lagi"jawab Ruq dengan penuh kebahagiaan,lalu mereka berdua bermain catur,tp tiba-tiba datang pelayan
"Maaf,raja,ada.."belum selesai pelayan itu bicara Ruk sudah memarahinya berapa kali harus kubilang,jangann ganggu aku jika saat sedang bersama raja!" lalu si pelayan menjawab "aku tau yg mulia ratu, tapi..."lagi lagi ruq memotong "aku bilang tidak,apa kau kau tak mengerti"ujar Ruk daneng nada tinggi, kenapa kau sangat marah Ruqaiya? ada apa?"tanya jalal pada pelayan "ada surat dari Amer" jawabnya,Ruq yg mendengar itu langsung cemas "dari Amer?" Tanya Jalal lagi "surat apa? kau bisa sampaikan nanti. kau boleh pergi" ucap Ruq "Tidak Ruq,aku ingin tahu,bisa saja ini sangat penting,aku akan kembali" ujarJalal sembari melangkah meninggalkan Ru1,pada saat itu emosi Ruq mendadak naik ia sangat kesal "Amer,Amer,Amer,hanya itu yg ia pedulikan,jodha berhasil memikat Jalal dariku" gumam Ruk dalam hati.prajurit memberikan surat ke jalal.karena tidak bisa membaca jalal kembali ke kamar ruq dan meminta ruq untuk membacakannya.jalal berjanji pada ruq jika dia membacakan surat dari raja bharmal dia akan bermain catur 2 kali lain waktu.ruq menerima permintaan jalal dan setelah ruq membacakan dia harus bermain dengan ruq.ruq membacakan jika ratu jodha memutuskan untuk kembali ke agra.jalal terliha tampak gembira.ruq menatap sinis.jalal meminta ruq untuk melanjutkan membacakan suratnya.sebelum aku menulis surat ini Jodha sudah meninggalkan Amer bersama kakaknya.saat anda menerima surat ini ,jodha sudah berada dalam perjalanan menuju Agra,semoga kau bahagia. Raja Bharmal" surat selesai Ruk bacakan "ini berarti Ratu Jodha telah memaafkan ku"ucap Jalal dengan penuh senyum kebahagiaan "Ya Tuhan terima kasih telah mengabulkan doaku" timpalnya lagi "kau tak tahu ruq,betapa bahagianya diriku"ujar jalal sembari memegang bahu Ruq. Ruq hanya menatap Jalal dengan penuh rasa cemas "aku akan bermain denganmu lain kali,sekarang aku harus buat persiapan untuk menyambut jodhaku,kau telah membacakan surat terindah yang pernah aku terima,syukriya" ucap jalal lg dengan senyum yang tak ia hilangkan,ia lalu pergi dengan membawa surat dari Bharmal,Ruq sangat kesal hatinya bagaikan hutan kebakaran sangat panas penuh kecemburuan,ia melempar semua barang yg ada didekatnya"ratu jodha,aku benci kamu! benci nama kamu! aku benci smua
tentang kamu!" ujar Ruq dengan amarah yang begitu meledak ledak


Jalal datang menghampiri ibunya,belum juga sampai bahkan ia masih sangat jauh jalal sudah berteriak teriak "ibuuu.. ibuu,ibu,istriku,putri ibu akan kembali" ujar jalal dengan wajah yg ceria "apa? katakan sekali lagi,jalal" kata ibunya seakan akan tak percaya "ibu aku baru menerima surat dari Amer,bahwa Jodha sedang menuju Agra" tegas jalal "Jalal,kau tak tahu betapa senangnya diriku menerima kabar ini,ya Allah terimakasih telah mengabulkan doaku" ujar ibu jalal,ia benar-benar tak percaya ia bahkan menyuruh Salima untuk mencubitnya agar percaya ini bukan mimpi "ini bukan mimpi,ini sungguhan ibu.aku tahu aku berbuat kesalahan besar tapi aku yakin dia akan memaafkanku suatu hari" ucap Jalal lagi,mereka berbicara panjang lebar Jalal akan mempersiapkan penyambutan yang begitu mewah,ia juga memerintah Salima untuk menghias istana para ratu dan kuil kecil Jodha. salima senang melihat Jalal gembira setelah sekian lama Jalal kehilangan senyumnya.istri tercintanya akan kembali tak ada hal yg bisa membuat Jalal bahagia selain hal itu wajahnya selalu dipenuhi dengan kebahagian matanya slalu berbinar-binar. lalu Jalal keruang pengadilan disana para menteri berkumpul "aku ingin agar kalian mengerti dengan tugas kalian,Atgah Khan aku ingin kau mengutus pengendara kuda kearah Amer,tanyakan pada mereka tentang perkembangan Jodha, aku ingin diberitahu tiap jam Jodha sudah sampai mana" ujar jalal"baik raja" jawab atgah khan sambil berlalu "Man Singh,aku pastikan Jodha akan disambut dengan adat Rajput,bibi mu adalah kebanggaan istana ini.aku ingin kau menyambutnya. aku ingin kau bawa pengendara kuda dan pergi menemui Jodha, aku ingin kau mengawalnya!. aku ingin dia merasa senang hingga dia tdk merasakan penderitaannya" kata jalal"baik yang mulia,aku akan melaksanakannya,prenaam"ujar maan singh lalu pergi "dan kau Sharifuddin,aku menugaskan mu menghias Agra,aku ingin agar seluruh Agra bersinar,Jodha harus tahu rakyat Agra telah menunggu kedatangannya jika perlu Shahbudin akan membantumu"ucap jalal,sharifuddin hanya melohok menatap jalal "apa yang kau pikirkan? Jodha sudah dekat,banyak yg harus kau siapkan"timpal Jalal lagi "Baik yang mulia" jawab sharifuddin sambil berlalu "dan Todal Mal,aku sendiri yg akan menyambut Jodha digerbang Agra,aku ingin kau mengawasi persiapan disana,dia harus disambut semeriah mungkin" ucap jalal tak henti henti "baik yang mulia "jawabb Todal lalu pergi,disana tinggal ada maham namun Jalal sama sekali tak menatap Maham,Maham hanya menunduk merasa malu.


Hoshiyar datang pada Moti,memberitahukan kabar bahagia ini,moti pun tampak bahagia ia
bersyukur pada dewa Krisna telah mengabulkan Doa nya. Salima,Hoshiyar,Moti dan pelayan
lainnya sibuk menghias kamar Jodha . Jalal keluar menghampiri Atgah Khan yg sedang mempersiapkan penyambutan,agra tampak sangat indah penuh dengan bunga "Adaab
Shenshah" sapa Atgah "Adaab,apa kau sudah utus pengendara kuda? aku ingin tahu perkembangan Jodha"tanya jalal "perintah anda sudah dilaksanakan.aku senang melihat anda bahagia"ujar Atgah "kau benar,Atgah Khan.saat Jodha pergi,aku merasa hilang harapan,kini kebahagiaanku tlah kembali,tak ada kata kata yg bisa ku ungkapkan,betapa bahagianya diriku"ucap jalal dengan mata nya yang berkaca kaca,lalu ia memeluk Atgah Khan.. Jalal benar benar bahagia,senyuman slalu menghiasi wajahnya,ia tak berhenti berkata kata,karena menurut dia jika dia diam,dia akan merasa sangat gugup tak karuan,semua orang istana bersyukur bisa melihat Jalal kembali ceria..


Berbagi Ke Lainnya