Tepung Pikel Ubi Jalar Mampu Gantikan Tepung Terigu

Gandum adalah bahan pembuat primadona tepung di dunia ini. Gandum yang kemudian menjadi tepung terigu memiliki volume kembang paling tinggi dan kandungan protein khusus gluten yang tidak dimiliki tepung jenis lain. Indonesia terus meningkatkan impor gandum karena banyaknya parik mie dan roti di sini.

Baru-baru ini hasil penelitian peneliti indonesia, Neti Yuliana dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung ubi jalar dapat diolah secara maksimal menjadi bahan baku tepung dengan proses fementasi. Ubi jalar yang selama ini kurang diminati sepertinya bisa menjadi alternatif bahan baku pengganti gandum. Pengembangan pikel ubi jalar fermentasi ini menghasilkan tepung termodifikasi yang hampir sama dengan tepung gandum.

Proses pembuatan tepung pikel ubi jalar amat mudah, awalnya ubi jalar dibesihkan dan dipotong dadu, lalu direndam dengan larutan garam selama 3 sampai 5 hari. Proses fermentasi ini menghasilkan asam laktat yang mengubah sifat fungsional pati yang ada pada ubi sebagai sumber volume pengembang dan warna putih pada tepung. Selanjutnya ubi jalar yang sudah menjadi pikel dicuci untuk lalu dikeringkan hingga kandungan airnya 10 %. Kemudian pikel ubi jalar yang sudah kering dihaluskan dan siap menjadi tepung. 
 

Biaya produksi tepung modifikasi ini pun jauh lebih rendah dibanding tepung gandum, karena ubi jalar yang cukup melimpah di Indonesia. Memang tepung modifikasi ini tidak bisa mengungguli gandum namun dapat menekan biaya produksi roti dan mie hingga 50 % dengan mencapurkan kedua jenis tepung tersebut. Sebagai contoh adalah pada pembuatan roti tawar yang membutuhkan volume kembang yang tinggi. Tapi pada membuatan roti manis dan sejenisnya dapat menggunakan tepung modifikasi ini saja. 
 


Sumber: Internet

Berbagi Ke Lainnya