Prajurit Wanita TNI Boleh Pakai Jilbab, PKS Senang


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ledia Hanifa menyambut baik pernyataan Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang mengizinkan prajurit perempuan TNI mengenakan jilbab dalam bertugas.

"Allhamdulillah, saya bersyukur sekali, karena orang pakai jilbab itu bukan semata-mata fashion, tapi karena ketaatan," ujar Ledia saat dihubungi ROL, Sabtu (23/5).

Ledia mengatakan bahwa dengan Wanita TNI menggunakan jilbab tidak akan menggurkan kepatuhannya terhadap institusi TNI. Parjurit wanita TNI akan tetap bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Penyataan tersebut merupak satu langkah positif yang bisa diambil oleh TNI untuk memeberikan kesempatan bagi prajuritnya berpakaian sesuai dengan keinginan.

"Langkah berikutnya bisa dikembalikan pada institusi TNI. Seperti Polri kemari, kan itu internal mereka untuk membahasa seragamnya seperti apa," kata Anggota Komisi IX DPR RI ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat memberikan pengarahan ke seluruh prajurit TNI di Sumatera Utara, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan tidak masalah prajurit wanita mengenakan jilbab.

Pernyataan itu terlontar karena seorang Wan TNI bernama Kapten Kes Dastria menayakan kemungkinan penggunaan jilbab bagi parjurit TNI seperti yang terjadi pada Polisi Wanita.

Sumber: ROL
 

Berbagi Ke Lainnya