Tidak Boleh Tidur Setelah Sahur, Ini Alasannya

dr. Dewi Ema Anindia memaparkan tentang "Bahayanya Tidur Sehabis Sahur". Apa itu?

Nyeri Ulu Hati

Tidur terlentang setelah makan merupakan hal yang sering dilakukan oleh kita karena tak dapat dipungkiri, rasanya sangat nyaman.

Namun ternyata hal ini justru membuat sistem pencernaan kita sulit untuk bekerja. Terkadang dapat muncul nyeri panas di daerah ulu hati. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan asam lambung. Rasa panas ini bisa menyebar ke dada dan tenggorokan sehingga dapat menggangu tidur dan dapat memicu timbulnya penyakit GERD dan maag.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit yang timbul akibat kelemahan dari katup antara lambung dan kerongkongan. Hal ini menyebabkan asam lambung naik ke dalam kerongkongan dan menimbulkan gejala berupa rasa terbakar di dada. Apabila Anda sudah memiliki GERD maka langsung tidur sehabis makan dapat memicu timbulnya hal ini.

Jadi, tidur sehabis sahur atau bahkan berbuka puasa bisa menimbulkan beberapa macam penyakit dari refluks, konstipasi hingga kembung. Oleh karena itu ada baiknya Anda tidak langsung tidur sehabis sahur, berikanlah jarak 1-2 jam untuk tidur lagi. Waktu tersebut bisa Anda gunakan untuk ibadah ataupun olahraga sebentar seperti berjalan. Penting juga saat sahur sebaiknya mengkonsumsi makanan yang rendah akan kandungan lemak dan hindari makan dengan porsi yang besar.

Sumber: klikdokter.com

Berbagi Ke Lainnya