Iker Casillas Menangis Saat berpidato

Real Madrid akhirnya resmi melepas sang mantan kapten, Iker Casillas ke klub asal Portugal, Porto. Setelah 25 tahun bersama Madrid, Casillas menyampaikan ucapan selamat tinggalnya dengan emosional.

Iker Casillas resmi meninggalkan Real Madrid musim panas ini untuk bergabung dengan Porto. Setelah resmi hijrah ke Portugal, kiper yang mengabdi untuk Los Blancos selama 25 tahun dan mempersembahkan 18 gelar itu memberikan ucapan selamat tinggal kepada segenap elemen di Madrid.

Ia terlihat menangis dalam acara konferensi pers bersama Madrid kemarin. Pemain berusia 34 tahun tersebut bahkan beberapa kali harus menghentikan pidatonya untuk mengusap air mata, sambil bercanda kepada media yang hadir untuk tidak mengambil fotonya.


"Saya datang ke stadion besar ini hari ini untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kalian semua. Terutama untuk para penggemar Madrid. Pada Sabtu saya bukan lagi pemain Real Madrid, sekarang saya akan menjadi pemain Porto. Saya pindah ke Porto karena berbagai alasan," ujar Casillas.

"Terima kasih kepada fans Madrid atas dukungan mereka karena membantu saya mengangkat setiap trofi, setiap kemenangan. Mereka ada bersama dengan saya di saat-saat baik dan saat-saat buruk. Saya tidak ingin menjadi dikenang sebagai kiper yang baik atau kiper yang buruk, tapi saya hanya ingin dikenang sebagai orang yang baik, dengan semua kekurangan saya."

"Terima kasih. Terima kasih. Seribu ucapan terima kasih. Ke mana pun aku pergi, saya akan selalu berteriak Hala Madrid. Saya yakin di masa depan kita akan bertemu satu sama lain. Saya tidak akan mengatakan selamat tinggal, karena itu bukan selamat tinggal. Saya berharap untuk melihat Anda segera. Terima kasih, untuk Anda semua," pungkasnya.
KRS


Sementara itu, dalam situs resminya, Madrid juga mengucapkan perpisahan kepada sang mantan kiper dengan pernyataan, "Real Madrid berusia 113 tahun, dan 25 tahun diantaranya dilalui bersama Casillas. Ia adalah kapten kami, gelar-gelar yang diberikan Casillas untuk Madrid sangat impresif dan tidak akan berakhir. Di atas segalanya, ia adalah kebanggan bagi fans. Iker boleh pergi, tapi warisannya bagi Madrid akan selalu abadi."


"Pertama saya bergabung Porto karena kegembiraan bahwa pelatih telah mengingkan saya. Kedua, karena kasih sayang mereka, mereka telah memenangkan perburuan atas saya. Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk tidak mengecewakan mereka dan berjuang sekeras mungkin untuk memenangi banyak trofi yang mungkin saya bisa dapatkan," lanjutnya.

Dalam perpisahan ini, Casillas mengaku tak akan lupakan kenangan bersama Madrid. Baginya, Los Merengues akan selalu berada di hatinya meski sudah tidak lagi menjadi pemain Madrid.

Gracias Iker, Gracias Legend




Berbagi Ke Lainnya