Wow Anggaran Iklan di TV Revolusi Mental (Gerakan Perubahan) Rp97 Milyar

Pasti semua sudah pernah melihat iklan di TV "Gerakan Perubahan" Revolusi Mental. Setelah melihat iklan itu apa ada perubahan pada perilaku atau mental masyarakat kita? Yuk coba sama sama kita perhatikan sekeliling kita. Semoga saja ada yang tercerahkan dengan iklan itu.

Tapi ngomong ngomong tentang iklan itu, tahu nggak sih kalo anggarannya sampe habisin uang rakyat dari pajak Rp 97 milyar. kalo dibelikan beras dengan harga beras kualitas sedang Rp,11,000/kg maka dengan uang 97 milyar itu akan dapat 8.818.181,818181 kilo gram beras.


NONSTOP.com- Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) kembali jadi sorotan. Belum usai urusan website, kali ini instansi yang dipimpin Puan Maharani itu menganggarkan sosialisasi Revolusi Mental di televisi sebesar Rp 97,8 miliar.

Seperti dilansir dari website lpse.lkpp.go.id, Selasa (29/9), Kemenko PMK, yang masih ditulis Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, sudah menggelar lelang untuk sosialisasi Revolusi Mental di televisi. Lelang itu berjudul “Pengadaan Jasa Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental Melalui Media Televisi (TV) 2015”.

Lelang dimulai pada Jumat (25/9) lalu. Nilai pagu paketnya Rp 97.874.415.000, dengan Harga Perkiraan Sementara (HPS) Rp 96.754.397.394. Anggarannya berasal dari APBN 2015. Hingga Selasa (29/9) pukul 14.00 WIB kemarin, sudah ada 40 peserta yang ikut lelang tersebut.

Kemenko PMK memang punya anggaran besar untuk sosialisasi Revolusi Mental. Totalnya mencapai Rp 200 miliar. Berarti, program sosialisasi di televisi ini menghabiskan hampir setengah dari total anggaran.
Sebelumnya, Kemenko PMK sempat disorot karena website revolusimental.go.id bermasalah. Sejak awal dibuat, website yang beralamat di http://revolusimental.go.id ini banyak menuai kritik.

Mulai dari tidak bisa diakses lewat PC, tampilannya yang sederhana, dan lainnya. Ada pula yang menuding website tersebut mencontek situs pribadi Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Kritik kemudian semakin tajam. Persoalannya, setelah sehari diluncurkan, website dengan anggaran Rp 200 juta itu tidak bisa diakses. Kemenko PMK berdalih, website itu down karena terlalu banyak diakses masyarakat yang antusias. Dalih lainnya, situs itu diretas oleh hacker. Meski demikian, Kemenko PMK tak membuat laporan ke polisi.

Merespons kritik, Kemenko PMK lalu membuat situs baru. Anggarannya sama, Rp 200 juta. “Anggaran yang dipakai dari APBN Rp 200 juta untuk membuat dan mengelola,” ujar Sesmenko PMK, Sugihartatmo kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9) lalu.(SBH)
 
http://korannonstop.com/2015/09/anggaran-revolusi-mental-untuk-iklan-di-televisi-rp-978-miliar/

Berbagi Ke Lainnya